Halo! Bagaimana kabar kalian semua? Aku harap kalian semua sehat ya, apalagi sedang masa pandemi gini harus menjaga kesehatan terus dan jangan sampe sakit ya, yang lagi sakit semoga penyakitnya cepet diangkat dan sembuh😊... Ketemu lagi nih sama aku di blog Thalia's Thought, kali ini aku mau sharing pengalaman aku pas lagi mengerjakan tugas membuat blog ini dari dosen aku. Kalian kalau sudah baca postan perkenalanku yang berjudul Attention, Start! pasti udah tau kalo sebenernya aku membuat blog ini karena merupakan salah satu syarat tugas mata kuliah aku. Mata kuliahnya namanya Digital Library Marketing, dimana didalamnya aku belajar banyak hal, mulai dari definisi digital marketing, perbedaan digital marketing dengan online marketing dan sales marketing, jenis-jenis digital marketing, manfaat serta keunggulan digital marketing, dan mengapa sebuah perpustakaan itu membutuhkan digital marketing. Sebenarnya masih banyak lagi yang dipelajari disini, namun sebagian besarnya aku belajar materi yang telah disebutkan tadi.
Ketika sudah tahu beberapa penjelasan mengenai digital marketing, dosen pengampu mata kuliahku ini kemudian memberikan materi strategi digital marketing & membuat blog. Ketika membuat blog ini awalnya aku teringat saat aku masih semester 3 atau sekitar satu tahun lalu, dimana aku juga diajar oleh dosen yang sama dan memiliki tugas yaitu membuat website. Saat itu aku sebenarnya tidak terlalu menikmati pembelajarannya dan perjalanan menjalani mata kuliah itu seperti roller coaster bagiku, sebab awalnya ketika aku diberi tugas untuk membuat website menggunakan html coding aku tidak memiliki kendala yang begitu serius dan aku sangat menikmati proses pembuatannya. Tetapi ketika aku diberi tugas membuat website dari wordpress aku seperti sedang mengikuti ujian kesabaran. Website yang tadinya aku desain dan telah diatur tata letaknya, ketika aku ingin hosting website wordpressku ternyata ukurannya sangat besar sehingga hostingannya gagal, dan ketika aku berkali-kali memperbaikinya websiteku tetap tidak bisa di hosting. Aku sempat frustasi dan menangis waktu itu, tetapi aku terus berpikir bagaimana caranya agar websiteku jadi, dan akhirnya aku membuat ulang websitenya melalui laptop temanku. Mangkanya ketika sekarang ini aku diberi tugas untuk membuat blog awalnya aku takut mengingat tahun kemarin aku memiliki struggle yang cukup parah, namun ternyata ketika sudah memulai mengerjakan blognya kurasa tidak seburuk pengalamanku tahun lalu. Aku jadi sangat bersyukur karenanya.
Awal membuat blog ini aku dihadapi dengan membuat akun blog dengan email yang kita punya, kemudian kita menentukan nama blognya. Bagian yang paling aku suka adalah ketika melakukan desain tampilan blog, yang menarik dari blog ini bisa menggunakan banyak tema yang sudah tersedia maupun menggunakan tema dari luar. Aku sangat antusias ketika memilih tema dan mendesain blog ku ini, tapi karena banyak sekali pilihan tema membuat bingung harus memakai tema yang mana. Setelah memilih lebih dari dua jam akhirnya aku menemukan tema yang pas denganku, hehehe iya se-lama itu aku memilih tema untuk blogku, sebab aku ingin memberikan tampilan dan desain yang terbaik untuk karyaku ini.
Setelah berlama-lama desain tampilan blog, aku merapikan dan mengelola informasi blog. Kedua hal ini merupakan sesuatu yang baru bagiku, karena dulu aku malah paling anti yang namanya mengunjungi blog orang-orang. Eits tetapi aku punya alasan kok mengapa aku tidak mau membaca informasi dari blog, hal ini karena menurutku informasi yang ada dalam blog itu tidak relevan dan kurang bisa dijadikan sebagai referensi. Tetapi kemudian aku mendengar suatu hal dari dosen pengampu mata kuliah ini, Pak Azwar, beliau pernah bilang bahwa ketika kita menulis informasi di dalam blog maka kita harus berani untuk mencantumkan nama asli atau nama panjang kita, agar orang-orang tahu bahwa tulisan yang ada di dalam blog ini bukan hanya coret-coretan atau tulisan yang tiada artinya dan merupakan suatu informasi yang relevan, malah tulisan dalam blog seseorang juga bisa jadi merupakan suatu informasi yang baru dan tidak dapat ditemukan dimanapun serta dapat memberi manfaat kepada banyak orang. Nah, karena perkataan beliau aku jadi memberanikan diriku untuk menulis nama lengkapku pada setiap postingan dan pada profilku di sidebar blog ini. Terima kasih kepada Pak Azwar yang telah memberikan dukungan kepada mahasiswa didiknya agar memberanikan diri dan mengasah kemampuan lebih dalam lagi.
Kemudian dalam menulis konten, sebetulnya aku benar-benar bingung dan tidak tahu harus memulai bagaimana dan apa saja yang akan aku tulis, aku juga sulit banget untuk mengembangkan kata dan mengolahnya menjadi sebuah kalimat yang baik, dan bagaimana menyambungkan berbagai kalimat menjadi sebuah paragraf. Menulis sangat sulit bagiku sebab aku jarang menulis sesuatu yang sangat banyak seperti ini. Tetapi sebenarnya aku memang ada keinginan untuk menulis sebuah cerita dan ingin mempublikasikan ke dalam platform lain, namun hingga sekarang belum terwujud dan malah aku memulai menulis dari tahun kemarin ketika membuat website dan sekarang ketika membuat blog. Aku juga sudah memikirkan konten apa saja yang akan aku tulis yang akan memberikan nilai positif jika aku mulai menulis. Akhirnya aku menulis konten dengan tema yang telah aku simpan di pikiranku sebelumnya, dan untuk isi tulisan kontennya aku mencari referensi melalui tulisan orang lain dalam berbagai platform dan aku memikirkan bagaimana jika aku menerapkan apa yang telah aku temui dan aku modifikasi menjadi versiku sendiri, maka aku memulai menulis konten dengan gayaku sendiri meskipun dengan kalimat atau kata yang kurang tepat tetapi aku selalu memilah kata agar tercipta kata dan kalimat yang baik.
Sesuai dengan nama mata kuliah tugas ini, salah satu hal yang akan aku lakukan ialah melakukan promosi. Ketika sudah membuat desain, membuat konten, merapikan dan mengelola informasi dalam blog, maka hal yang harus dan utama untuk dilakukan adalah mempromosikan blog tersebut ke masyarakat luas. Salah satu promosi yang mudah dilakukan tentunya melalui sosial media, sebab hampir semua orang memiliki setidaknya paling sedikit satu sosial media untuk berkomunikasi serta mencari/bertukar informasi. Maka aku melakukan promosi melalui sosial media WhatsApp, Twitter, dan Instagram. Pada aplikasi WhatsApp aku menulis status baru yang berisi ajakan untuk mengunjungi dan membaca blogku dan tidak lupa aku memberi tautan link blogku pada status tersebut. Pada aplikasi Twitter aku juga membuat tweet baru yang berisi sama dengan di whatsapp tadi. Aku sengaja tidak membedakan isinya sebab target atau sasaran yang akan melihat status dan tweetku berbeda. Selain itu aku juga melakukan promosi di Instagram dengan cara meletakkan tautan link blog pada profilku. Aku memiliki peluang lebih ketika promosi di Instagram sebab followersnya lebih banyak. Kebanyakan dari mereka yang mengunjungi blogku memberi komentar yang positif dan memberi semangat untuk menulis. Aku sangat senang membaca semua komentar dari mereka semua.
Semua tugas yang diberikan oleh dosen ku menurutku tidak ada yang tidak bermanfaat, setidaknya tugas tersebut memberi satu manfaat bagiku, namun tetap saja itu merupakan sebuah manfaat bagiku, apalagi untuk karirku di masa depan. Sebab jika kita lihat perkembangan teknologi sekarang semakin pesat, maka mau tidak mau kita harus siap dan bisa untuk menyeimbangi dan menggunakan teknologi yang telah ada dan terus diperbarui. Adanya kemajuan teknologi ini juga menurutku bisa memudahkan pekerjaanku nantinya, maka dari itu kita harus terbiasa menggunakan dan melakukan update agar tidak ketinggalan zaman. Jadi, tugas-tugas yang diberikan dosen dari awal hingga akhir ini semuanya sangat bermanfaat untuk karierku ke depan.
Tantangan profesi pustakawan di masa sekarang dan masa depan nanti ialah harus bersahabat dan memiliki pengetahuan & keterampilan terkait perkembangan teknologi, termasuk media sosial. Pustakawan harus menyesuaikan informasi dengan search engine optimization (SEO) sebab orang-orang ketika membutuhkan informasi, mereka akan mencari langsung di Google. Pustakawan sebagai garda terdepan informasi harus memiliki sifat responsif dengan perkembangan isu terkini agar nantinya perpustakaan ikut andil dan pustakawan memberi pencerahan akan tersebarnya berita-berita di media sosial. Pustakawan juga harus melakukan promosi perpustakaan dengan cara membuat website user friendly. Perpustakaan melakukan berbagai kegiatan dan layanan yang dapat memberi manfaat dan pemenuhan berbagai kebutuhan kepada masyarakat luas, jadi promosi perpustakaan ini sangat penting dilakukan. Semua hal tadi sangat relevan dengan mata kuliah digital library marketing karena didalamnya belajar mengenai digital marketing, pentingnya digital marketing untuk perpustakaan, bagaimana mengimplementasikan digital marketing di perpustakaan, strategi marketing perpustakaan, promosi perpustakaan, memanfaatkan sosial media untuk marketing perpustakaan, dan masih banyak lagi yang relevan profesi perpustakaan dengan mata kuliah ini.
Materi-materi yang diberikan terkait mata kuliah digital library marketing ini sangat membantuku dalam memahami perkuliahan serta bagaimana mengimplementasikannya ke perpustakaan nantinya. Materi yang diberikan juga tidak hanya berupa materi berbentuk teks tetapi juga dikemas dan disampaikan dalam bentuk video, dan juga tidak hanya video materi saja namun juga video tutorial bagaimana membuat blog. Video yang diberikan juga bagus dan mudah dimengerti sehingga bisa sambil dipraktekkan untuk mengerjakan tugas-tugasnya.
Tugas dan materi yang diberikan sangatlah bermanfaat dan menambah skill baru untukku. Hal ini juga memberi tantangan baru serta pengetahuan baru, mulai dari menulis konten, membuat blog, melakukan seo blogger, bagaimana mendesain blog menjadi rapih dan cantik, serta bagaimana mempromosikan konten bahkan blog agar lebih dikenal dan dibaca oleh banyak orang. Skill menulisku juga diasah agar bisa membuat kalimat yang baik dan bagus.
Mungkin hanya itu pengalaman membuat dan menulis blog, mengerjakan tugas kuliah, dan pengalaman mempromosikan blog dari aku. Segala yang dikerjakan seru, asyik, mengesankan apabila dikerjakan dengan santai dan tidak dibawa beban, seperti yang aku lakukan ketika mengerjakan tugas ini. Maka hasil dari pekerjaan kalian ini nantinya juga akan memuaskan. Aku berharap dengan sharing pengalaman ini bermanfaat dan bisa diterapkan sisi positifnya kepada kalian semua. Semangat untuk kita yang baru mulai menulis, yang ingin menulis, serta yang ingin mendapatkan kembali semangat untuk menulis. Jangan lupa untuk meninggalkan komentar di postingan ini ya, sebab komentar dari kalian akan membantuku dalam penilaian tugas. Terima kasih semuanya, sampai ketemu lagi😊😉
21 Komentar
wah pengalaman yang menarik ini bisa membuat saya semakin semangat untuk menulis blog!!!!
BalasHapuskeren kaa pengalamannya, sukses terus buat blognya!
BalasHapusSemangat kak buat lanjutin nulis di blog nya
BalasHapusEmang matkul ini bikin kita nambah pengalaman banget, keren Thalia nulisnya!
BalasHapusPengalamannya keren dan menarik banget thal!
BalasHapusPengalamannya menarik sekaliiiii^^
BalasHapusPengalamannya menarik sekali thalia <3
BalasHapuskeren neh pengalamanmu, seru aku bacanyah 🌗☀🏃♂️🧚♀️😉🙌🌈💕✨💐🤞
BalasHapusSeruu banget pengalamannya. Semangat terus bikin blognyaa 💪
BalasHapusKeren bgt pengalamannyaa sangat menginspirasi ☺️
BalasHapussama kak aku juga relate banget bingung mikir konten tapi ujung-ujung nya emang seru banget ya, makasih sudah membagikan pengalamannya yang menyenangkan ini. kerennn
BalasHapusPengalamannya menarik bangt nih, semangat trs buat kontennya yakk><
BalasHapusPengalaman yg menarik!
BalasHapusPengalamannya menarik banget, semangat terus🔥🔥
BalasHapussetelah baca ini jdi positif thinking bgt sih, ternyata masalah kita semua sama;') ga semudah itu buat blog ataupun kontennya.. terimakasi thalia pengalamannya
BalasHapuskerenn, buat blog memang seruu
BalasHapusSeru banget pengalamannya thalia! Terima kasih udah sharing ❤
BalasHapuswah keren sekali pengalamannya, semangat terus ngontennya🙌
BalasHapusKereen. Semangat yaa 💪💪
BalasHapusKeren ihh, jadi ikut termotivasi
BalasHapusSemangaat teruus yah
BalasHapus