Halo! Kali ini aku mau memperkenalkan sekaligus kasih pendapat aku tentang Perpustakaan Neilson Smith yang sedang diperbarui dan dirancang oleh Maya Lin. Menurutku ini informatif banget jadi aku mau kasih tau ke kalian.
Perpustakaan
Neilson Smith merupakan sebuah perpustakaan perguruan tinggi Universitas Smith,
yang terletak di Northampton, Inggris. Pada tahun 2015, Universitas Smith
memilih seniman dan arsitek bernama Maya Lin untuk mendesain dan merenovasi
ulang Perpustakaan Neilson Smith yang sudah menua. Sebelumnya Perpustakaan Neilson Smith merupakan bangunan yang
memiliki struktur bangunan asli dari
tahun 1909 dengan sayap bata panjang yang ditambahkan pada tahun 1962 dan 1982.
Maya
Lin mendesain perpustakaan Neilson ini dengan mencerminkan minatnya dalam
masalah lingkungan dan keberlanjutan. Ia ingin komitmen terhadap
prinsip-prinsip berkelanjutan tercermin di seluruh perpustakaan yang baru. Ia
membangun dengan cara yang efisien dan diimbangi dengan lanskap. Dengan desain
yang inovatif –seperti oculus dan kotak permata- yang memberikan cahaya alami
ke sebagian besar area koleksi umum. Lalu sebisa mungkin bangunan ini akan
menggunakan bahan lokal, regional, dan daur ulang yang digunakan secara
kolaboratif yang dapat mengurangi penggunaan energi dan emisi karbon.
| Aula Pusat, Lantai 1 |
Seperti
yang telah disebutkan dalam visi Maya Lin, perpustakaan Neilson Smith akan
ditata ulang sebagai intelektual bersama, yakni sebagai pusat beasiswa, studi,
dan pembelajaran kolaboratif. Jadi Maya Lin menambahkan fitur baru yang berupa
studio produksi media, dimana nantinya mahasiswa dapat merekam video dan
membuat podcast. Lalu ruang kelas sebagai ruang penggunaan yang fleksibel untuk
proyek khusus dan untuk bekerja dengan bahan arsip. lalu dibuat juga gudang pusat
yang berguna untuk menyimpan koleksi khusus yang dimiliki perguruan tinggi,
yang sebelumnya koleksi khusus ini disimpan di berbagai tempat di kampus.
| Digital Media Hub, Lantai Dasar |
Untuk
furnitur perpustakaan baru, telah digunakan kursi, meja, dan carrels dengan
berbagai ukuran dan bentuk yang berbeda yang terletak di seluruh gedung untuk
mengakomodasi para mahasiswa yang ingin belajar disana. Lalu di luar Pusat
Koleksi Khusus, lebih tepatnya di ruang melengkung terdapat jendela lebar yang
menawarkan pemandangan luas dari sisi selatan kampus. Selain itu juga terdapat
meja yang dapat diturunkan atau dinaikkan dengan menggunakan tombol. Adanya
alat ini ditujukan untuk mengakomodasi orang-orang yang berkunjung, apakah
mereka ingin membaca sambal duduk atau berdiri. Dengan adanya furnitur yang
bervariasi ini akan menghadirkan pilihan yang beragam bagi mahasiswa. Jika
ingin tahu area perpustakaan mana yang paling popular maka mahasiswa akan
memilih dengan melihat furnitur yang ada di area tersebut.
Lebih menariknya lagi, pada lantai empat gedung pusatnya memiliki ruangan dalam yang luar serta memiliki teras luar. Dimana orang-orang bisa melihat pemandangan indah ke selatan, barat, dan utara. Pada ruang dalam lantai ini juga dibangun “ruang cakrawala” dimana memberikan pemandangan yang langka, termasuk pemandangan Paradise Pond, lapangan atletik kampus, dan Holyoke Mountain Range yang merupakan tetangga. Ruang cakrawala ini berdekatan dengan teras luar ruangan yang dapat digunakan untuk membaca, belajar, dan pertemuan informal dan formal. Hal ini merupakan salah satu dari banyak cara bahwa bangunan baru dapat membantu menyatukan perpustakaan dengan lingkungan sekitar.
Perubahan Perpustakaan Neilson Smith yang dilakukan oleh Maya Lin
dan Shepley Bulfinch ini merupakan suatu perubahan yang sangat mengagumkan bagi
saya. Maya Lin sangat bagus dan kreatif dalam mendesain bangunan
perpustakaannya. Sangat menakjubkan melihat ia membuat ulang bangunan dua sayap
(utara dan selatan) tetapi tidak menghilangkan ke orisinalan bangunan tersebut
yang merupakan bangunan tua dari tahun 1909. Lalu sangat menarik bahwa mereka
merenovasi perpustakaan ini dengan menggunakan bahan yang ramah lingkungan,
bahan lokal dan daur ulang. Tidak banyak para arsitek yang membuat suatu
bangunan dengan melihat dampaknya terhadap lingkungan sekitar. Desain interior
yang dibuat untuk perpustakaan ini mencerminkan prioritas yang telah disebutkan
diatas. Keinginan yang kuat untuk menggunakan cahaya alami, membuat ruang
fleksibel yang dapat dengan mudah diatur ulang agar sesuai dengan
berbagai tujuan pengajaran, pembelajaran, dan penelitian, juga terdapat ruang
yang mendukung refleksi tenang di
mana pengunjung bisa berpikir atau berdoa dan mengesampingkan teknologi untuk
sementara waktu, serta beasiswa yang berorientasi pada tugas.
Perpustakaan
Neilson Smith ini dapat menginspirasi dan menjadi acuan untuk dibentuknya
sebuah gedung perpustakaan. Namun yang paling penting dari adanya sebuah gedung
perpustakaan yaitu haruslah memiliki fungsi dan kegunaan yang sesuai.
Perpustakaan harus menyediakan fasilitas yang lengkap agar pengunjung dapat
menggunakannya sesuai kebutuhan mereka. Yang paling penting perpustakaan harus
memiliki koleksi yang beragam, yang dapat memenuhi kebutuhan pengunjung, juga
menyediakan layanan yang optimal.
7 Komentar
Luar biasa
BalasHapusKeren!!!
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKeren!! Sangat informatif 👍
BalasHapusKeren perpusnya..
BalasHapuswawwwww sukak keren loh! thankyou yaaa udh ngasi infonya
BalasHapuswah, informasinya bermanfaat banget kak! Keren😍
BalasHapus